Press Release WEBINAR KKN Sinergi UTS Desa Marente: Optimalisasi Kualiatas Kopi Dengan Teknologi IoT meningkatkan Potensi Kopi Marente

                Tanggal 25 November 2020 kemarin KKN Sinergi Universitas Teknologi Sumbawa di Desa Marente mengadakan webinar mengenai IoT kopi yang dihadiri oleh Bapak Dekan Fakultas Teknobiologi yaitu Pak Izzul Islam,M. Eng, Dosen Fakultas Teknobiologi sekaligus Dosen pembimbing lapangan KKN Sinergi Desa Marente yaitu Ibu Riri Rimbun Anggih Chaidir, M.Sc, dan Narasumber webinar yaitu Bapak Ahmad Radhy, serta Kelompok tani kopi yang ada di Desa Marente dan juga peserta webinar dari berupa mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa. Sebelum kita masuk di topik pembahasan yang menarik ini yaitu IoT Kopi “Optimalisasi Kualiatas Kopi di Era Indusrti 4.0”dimana IoT kepanjangan dari Internet Of Things yang diterapkan di berbagai benda disekitaran kita, contohnya seperti alat untuk pengolahan bahan pangan, mesin, dan serta elektronik. Sederhananya IoT merupakan mesin atau alat yang diidentifikasi sebagai perangkat virtual berbasis internet.

            Pengolahan kopi menggunakan difaysensor lewat internet of things menggunakan jaringan internet yamg dapat memudahkan petani kopi untuk menghasilkan biji kopi yang berkualitas dan konsisten. Narasumber sekaligus pemateri pada webinar ini yaitu Bapak Ahmad Radhy. Bapak Ahmad radhy menyelesaikan S1 beliau di Istitut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Fisika, kemudiaan beliau melanjutkan studi S2 di Universitas Gajah Mada (UGM) dengan jurusan yang sama. Bapak Ahmad Radhy merupak salah satu Co-Founder dari perusahaan startup Ceritech. Ceritech merupakan perusahaan yang berfokus pada peningkatan kualitas dan hasil penen biji kopi, melalui proses fermentasi dan pengeringan menggunakan Internet of Things (IoT). Ceritech ini sudah banyak sekali mendapatkan penghargaan diberbagai ajang dunia salah satu yang baru ini adalah Tim Ceritech berhasil lolos dalam final kompetisi usaha rintisan (startup) dunia yang menjadikan tim Ceritech satu-satunya perwakilan dari Indonesia pada ajang Universty Startup World Cup 2020 dan berhasil mengembat gelar Top 3 pada kategori Information Communication Technology. Cerytech di ambil dari kata Ceri dimana banyak sekali orang di luar sana yang mengenal buah kopi dengan sebutan Ceri dan ditambahkan kata Tech yang berarti teknologi, jadi Ceritech adalah teknologi untuk buah kopi.

            IoT (Internet of Things) yaitu konsep komputasi tentang objek sehari-hari yang terhubung ke internet dan mampu mengidentifikasi diri keperangkat lain. Jadi pembahasan kali ini iplementasi atau lebih tepatnya di proses fermentasi dan pengeringan kopi. Proses fermentasi ada dua, proses aerobik dan anaerobik, aerobik yaitu melibatkan adanya oksigen didalam volume anti. dan dimana proses fermentasi adalah suatu proses reaksi kimia di dalam bidang biologi.

            Penggunaan teknologi IoT pada kopi dapat meningkatkan kualitas biji kopi yang dihasil serta memudahkan petani kopi. Dengan teknologi ini petani kopi selalu bisa memantau data perkembangan dari biji kopi dari mana saja dan dapat mengatur suhu kelembapan dan lain-lain, dengan mengandalkan aplikasi dan jaringan internet sehingga biji kopi yang dihasilkan selalu baik dan konsisten. Kata terakhir yang disampaikan oleh bapak Ahmad Radhy yaitu “Teknologi ada untuk membantu manusia bukan untuk menggantikan manusia”.

Dokumentasi: 




Ditulis oleh Megawati Amir
Editor oleh Muthi'a


Komentar